交头接耳
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: jiāo tóu jiē ěr
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Kepala saling merapat dan telinga saling mendekat (berbisik-bisik atau saling berbisik di telinga)
- Susunan Chengyu: 「交」(saling bersentuhan, mendekat, atau merapatkan)
+ 「头」(kepala) + 「接」(mendekatkan atau menyentuh) + 「耳」(telinga) - Arti: Menggambarkan orang yang saling mendekatkan kepala dan menempelkan mulut ke telinga orang lain untuk berbicara pelan. Biasanya digunakan untuk merujuk pada pembicaraan rahasia, gosip, atau berbicara sendiri yang tidak pantas di tempat umum. Ungkapan ini sering kali membawa nuansa agak negatif (tidak sopan atau menyembunyikan sesuatu).
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「交头接耳」 memiliki nuansa berikut:
- Kedekatan fisik: Sesuai makna harfiahnya, yaitu 交头 (jiāo tóu, merapatkan kepala) dan 接耳 (jiē ěr, mendekatkan telinga), idiom ini menggambarkan interaksi dua orang atau lebih yang berbicara dalam jarak fisik yang sangat dekat.
- Kerahasiaan dan sembunyi-sembunyi: Karena dilakukan agar pembicaraan tidak terdengar orang lain, gestur ini menyiratkan isi percakapan yang bersifat rahasia, membicarakan keburukan orang lain (gosip), atau percakapan pribadi yang tidak layak disampaikan di tempat tersebut.
- Nuansa pelanggaran etika: Jika dilakukan di tempat yang menuntut ketenangan seperti ruang kelas atau ruang rapat resmi, tindakan ini kerap dipandang kritis sebagai bentuk pelanggaran disiplin atau etika yang buruk.
3. Penggunaan
「交头接耳」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Teguran kedisiplinan dan tata krama: Sering digunakan di ruang kelas, ruang rapat, atau ruang ujian saat memperingatkan agar tidak berbicara sendiri, atau untuk menggambarkan suasana yang kurang tertib.
- Contoh:「开会的时候请大家保持安静,不要在下面交头接耳。」
(Harap semua tenang saat rapat berlangsung, jangan berbisik-bisik di bawah.)
- Contoh:「开会的时候请大家保持安静,不要在下面交头接耳。」
- Penggambaran kecurigaan atau gosip: Digunakan ketika pihak ketiga memandang curiga terhadap orang-orang yang berkumpul sambil berunding diam-diam atau bergosip.
- Contoh:「看到那两个人神神秘秘地交头接耳,我就知道肯定没好事。」
(Melihat kedua orang itu saling berbisik mencurigakan, aku langsung tahu pasti tidak ada hal baik.)
- Contoh:「看到那两个人神神秘秘地交头接耳,我就知道肯定没好事。」
- Ungkapan keintiman (penggunaan yang jarang): Kadang dipakai untuk menggambarkan sepasang kekasih atau sahabat dekat yang saling berbisik mesra, tetapi perlu berhati-hati karena dalam konteks tertentu bisa terkesan kurang beretika.
- Contoh:「这对情侣坐在公园的长椅上,亲密地交头接耳。」
(Pasangan itu duduk di bangku taman, saling berbisik mesra di dekat telinga.)
- Contoh:「这对情侣坐在公园的长椅上,亲密地交头接耳。」
Contoh Lainnya:
- 老师一转身写板书,下面的学生就开始交头接耳。
(Begitu guru berbalik untuk menulis di papan tulis, murid-murid di bawah langsung mulai berbisik-bisik.) - 与其在背后交头接耳,不如当面把话说清楚。
(Daripada kasak-kusuk berbisik di belakang, lebih baik bicarakan secara terbuka dan jelas berhadapan langsung.) - 考场纪律很严,禁止任何形式的交头接耳。
(Tata tertib ruang ujian sangat ketat, segala bentuk saling berbisik dilarang keras.) - 大家都在认真听报告,只有角落里的几个人在交头接耳。
(Semua orang menyimak laporan dengan serius, hanya beberapa orang di sudut yang malah berbisik-bisik.) - 他们俩交头接耳了一阵,似乎达成了某种共识。
(Keduanya saling berbisik sebentar, dan tampaknya telah mencapai suatu kesepakatan.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Idiom ini ditemukan dalam naskah drama karya 关汉卿 (Guān Hànqīng) dari zaman Dinasti Yuan yang berjudul 单刀会 (Dān Dāo Huì). Dalam konteks tersebut, frasa ini digunakan untuk menegakkan disiplin militer dengan melarang para prajurit saling berbisik, yang kemudian melandasi nuansa 'pelanggaran disiplin' di masa kini.
- Etika sosial: Dalam budaya Tionghoa, khususnya di lingkungan sekolah atau forum resmi, berbicara sendiri secara sembunyi-sembunyi di tengah kelompok sering dianggap sebagai 小动作 (xiǎo dòng zuò - tindakan tercela atau tidak patut) dan dipandang tidak sopan. 交头接耳 (jiāo tóu jiē ěr) lazim dilontarkan untuk menegur tindakan pribadi semacam itu di ruang publik.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 窃窃私语 (qiè qiè sī yǔ): Berbicara pelan-pelan secara rahasia. Fokusnya lebih tertuju pada rendahnya volume suara daripada gerakan fisik saling merapatkan kepala seperti pada 交头接耳 (jiāo tóu jiē ěr).
- 低声细语 (dī shēng xì yǔ): Berbicara dengan suara lirih dan lembut. Tidak selalu berkonotasi negatif, melainkan bisa menggambarkan percakapan yang tenang atau santun.
- 耳鬓厮磨 (ěr bìn sī mó): Menggambarkan pria dan wanita (kekasih) yang saling merapat mesra dan intim.link
- Chengyu Berlawanan:
- 大声疾呼 (dà shēng jí hū): Berseru dengan suara lantang; atau menyerukan pendapat secara tegas dan kuat untuk menarik perhatian masyarakat luas.
- 高谈阔论 (gāo tán kuò lùn): Berbicara atau berdiskusi dengan suara lantang tanpa ragu; dapat pula berarti membual atau beromong kosong.
6. Ringkasan
交头接耳 (jiāo tóu jiē ěr) adalah idiom yang menggambarkan tindakan merapatkan kepala untuk saling berbisik di telinga. Lebih dari sekadar berbicara pelan, idiom ini umumnya membawa konotasi negatif seperti membicarakan rahasia, bergosip, atau mengobrol secara tidak pantas saat pelajaran atau rapat berlangsung. Frasa ini sangat sering dipakai untuk menegur pelanggaran etika di tempat umum.
