一干二净
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: yī gān èr jìng
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Satu kering dua bersih (bersih tak bersisa sama sekali)
- Susunan Chengyu: 「一」(Satu; berfungsi sebagai penegas ritme yang berpasangan dengan '二'.)
+ 「干」(Kering, tanpa kelembapan; secara kiasan bermakna tidak ada yang tersisa.) + 「二」(Dua; berfungsi sebagai penegas ritme yang berpasangan dengan '一'.) + 「净」(Bersih, jernih, suci.) - Arti: Ungkapan yang menggambarkan keadaan di mana tidak ada satu pun yang tersisa. Tidak hanya digunakan secara harfiah untuk menyatakan 'sangat bersih tanpa noda', idiom ini juga sangat sering dipakai untuk menekankan kepunahan atau penyelesaian yang tuntas secara abstrak, seperti beres sepenuhnya, lenyap sama sekali, terlupa tuntas, atau habis terkuras.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「一干二净」 memiliki nuansa berikut:
- Lenyap Sepenuhnya: Bukan sekadar 'bersih', idiom ini menekankan kondisi ketiadaan atau 'tidak ada apa-apa lagi yang tertinggal'. Sangat sering digunakan dalam konteks menghabiskan makanan atau hilangnya ingatan.
- Kombinasi Bunyi dan Ritme: Pola angka '一...二...' bukan menyatakan urutan hierarkis (pertama, kedua), melainkan perangkat retorika untuk menyelaraskan ritme dan memperkuat makna kata.
3. Penggunaan
「一干二净」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Lenyap atau Terkuras (Sebagai Pelengkap): Penggunaan yang paling umum. Idiom ini diletakkan setelah kata kerja seperti 'lupa', 'makan', atau 'menghabiskan' dengan bantuan partikel 得 (de), untuk menyatakan bahwa objek telah habis sepenuhnya.
- Contoh:「那件事过了太久,我早就忘得一干二净了。」
(Hal itu sudah terlalu lama berlalu, aku sudah lupa sama sekali tanpa sisa sejak dulu.)
- Contoh:「那件事过了太久,我早就忘得一干二净了。」
- Membersihkan dan Merapikan: Menggambarkan hasil dari membersihkan ruangan atau tempat sehingga tidak ada sampah maupun kotoran sama sekali.
- Contoh:「搬家前,我们把房子打扫得一干二净。」
(Sebelum pindah rumah, kami membersihkan rumah itu hingga bersih tuntas tanpa noda.)
- Contoh:「搬家前,我们把房子打扫得一干二净。」
- Memutuskan Hubungan: Digunakan juga ketika memutuskan hubungan antarpribadi atau keterikatan secara total.
- Contoh:「他和过去的坏朋友断得一干二净。」
(Ia memutuskan hubungan dengan teman-teman buruk masa lalunya secara tuntas tak berbekas.)
- Contoh:「他和过去的坏朋友断得一干二净。」
Contoh Lainnya:
- 刚发的工资,没几天就被他花得一干二净。
(Gaji yang baru saja cair habis ludes tak bersisa dibelanjakannya hanya dalam beberapa hari.) - 桌子上的菜被大家吃得一干二净。
(Makanan di atas meja telah disantap bersama-sama hingga licin tandas.) - 经过警方的打击,这里的犯罪团伙被消灭得一干二净。
(Setelah tindakan tegas dari kepolisian, kelompok kriminal di sini telah disapu bersih seakar-akarnya.) - 你怎么把答应我的事抛到脑后,忘得一干二净?
(Bagaimana bisa kamu mencampakkan janjimu kepadaku dan lupa sebersih-bersihnya begitu saja?)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Nuansa Lisan: Ungkapan ini bernada sangat bersahabat dan santai, sehingga sangat lazim ditemukan dalam percakapan sehari-hari.
- Pola '一~二~': Dalam bahasa Mandarin, terdapat banyak idiom berstruktur angka 一 (yī) dan 二 (èr) untuk menegaskan suatu keadaan, misalnya 一清二楚 (yī qīng èr chǔ - jelas benderang) dan 一穷二白 (yī qióng èr bái - sangat miskin dan terbelakang). Angka-angka tersebut tidak merujuk pada jumlah harfiah.
- Konteks Negatif: Sering dipakai dalam konteks hilangnya sesuatu, seperti 'kehabisan uang' atau 'kelupaan', sehingga tergantung konteksnya dapat menyiratkan rasa kehilangan atau sikap yang kurang bertanggung jawab.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 一尘不染 (yī chén bù rǎn): Sangat bersih tanpa sebutir debu pun; juga digunakan untuk menggambarkan integritas moral seseorang yang tidak ternoda.
- 空空如也 (kōng kōng rú yě): Kosong melompong tanpa ada isi apa pun di dalamnya.
- 荡然无存 (dàng rán wú cún): Musnah atau lenyap sama sekali tanpa meninggalkan bekas.link
- 无影无踪 (wú yǐng wú zōng): Hilang tanpa jejak maupun bayangan.link
- Chengyu Berlawanan:
6. Ringkasan
一干二净 (yī gān èr jìng) adalah chengyu bernuansa lisan yang tidak hanya berarti bersih secara fisik, tetapi juga menekankan bahwa sesuatu telah 'beres tuntas' atau 'habis sama sekali tanpa sisa'. Idiom ini sering diletakkan setelah kata kerja seperti 'lupa', 'menghabiskan uang', atau 'makan' sebagai pelengkap (komplemen) untuk menggambarkan keadaan yang tak berbekas.
