background texture

刻舟求剑

*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.

1. Informasi Dasar

  • Pinyin: kè zhōu qiú jiàn
  • Terjemahan Bahasa Indonesia: Mengukir perahu untuk mencari pedang (bersikeras pada cara lama tanpa memedulikan perubahan situasi)
  • Susunan Chengyu: 「刻」(mengukir, menorehkan tanda)+「舟」(perahu)+「求」(mencari)+「剑」(pedang (benda yang terjatuh))
  • Arti: Kiasan untuk orang yang bersikap kaku dan tidak fleksibel, tetap berpegang teguh pada aturan lama atau pengalaman masa lalu meskipun situasi telah berubah total. Idiom ini bermakna merendahkan (peyoratif) dan digunakan untuk mengkritik sikap yang keras kepala serta bodoh.

2. Arti dan Nuansa Terperinci

「刻舟求剑」 memiliki nuansa berikut:

  • Sudut pandang yang statis: Perahu (situasi) terus bergerak maju, sedangkan tanda ukiran (tolok ukur lama) bersifat tetap. Perbandingan ini menyindir kebodohan orang yang memandang permasalahan secara statis dan mengabaikan perubahan dunia di sekitarnya.
  • Usaha yang sia-sia: Meskipun ada kemauan keras untuk menemukan pedang itu, metodenya sudah salah sejak awal, sehingga segala usaha keras yang dilakukan pada akhirnya hanya akan berakhir sia-sia.

3. Penggunaan

「刻舟求剑」 terutama digunakan dalam konteks berikut:

  • Kritik terhadap metode yang ketinggalan zaman: Sering dipakai untuk mengkritik orang atau organisasi yang mencoba menerapkan aturan lama atau pengalaman sukses masa lalu secara mentah-mentah ke situasi masa kini yang sudah berubah.
    • Contoh:「市场环境已经变了,如果还沿用十年前的营销策略,无异于刻舟求剑。」
      (Lingkungan pasar sudah berubah, jika masih menerapkan strategi pemasaran sepuluh tahun lalu, itu sama saja dengan ketinggalan zaman dan sia-sia.)
  • Pedoman pendidikan atau pembinaan: Digunakan untuk mengingatkan agar tidak memutlakkan pengalaman pribadi masa lalu dan memaksakan metode usang kepada generasi baru atau lingkungan baru.
    • Contoh:「对待新一代的员工,不能刻舟求剑,要尝试新的管理模式。」
      (Menghadapi karyawan generasi baru, kita tidak boleh berpikir kaku dengan cara lama, melainkan harus mencoba model manajemen yang baru.)

Contoh Lainnya:

  1. 死守着旧规矩不知变通,这种刻舟求剑的做法只会导致失败。
    (Mati-matian mempertahankan aturan lama tanpa tahu cara menyesuaikan diri, tindakan kolot dan kaku semacam ini hanya akan berujung pada kegagalan.)
  2. 世界在不断进步,我们不能刻舟求剑,必须与时俱进。
    (Dunia terus berkembang, kita tidak boleh hanya terpaku pada masa lalu, melainkan harus maju seiring perkembangan zaman.)
  3. 以为以前行得通现在也一定行得通,这简直是刻舟求剑。
    (Mengira bahwa apa yang berhasil dulu pasti berhasil juga sekarang, ini benar-benar kebodohan yang kaku.)

4. Latar Belakang Budaya dan Catatan

  • Asal-usul: Berasal dari fabel dalam bab 察今 (Chá Jīn) pada kitab 吕氏春秋 (Lǚshì Chūnqiū). Diceritakan ada seorang warga Chu yang sedang menyeberangi Sungai Yangtze dan pedangnya terjatuh ke air. Ia segera menorehkan tanda pada lambung perahu dan berkata: 'Di sinilah pedangku jatuh.' Setelah perahu tiba di tepi seberang, ia melompat ke air di bawah tanda tersebut untuk mencari pedangnya. Tentu saja ia tidak menemukannya karena perahu telah berpindah tempat.
  • Makna Modern: Fabel ini awalnya ditulis untuk argumen politik bahwa hukum dan sistem tata negara harus berubah mengikuti perkembangan zaman. Namun dalam penggunaan modern, maknanya meluas untuk mengkritik orang yang berpikiran sempit, kaku, dan tidak pandai membaca situasi.
  • Perbedaan dengan Idiom Serupa: Idiom 守株待兔 (shǒu zhū dài tù) juga mengkritik orang yang terpaku pada pengalaman masa lalu, tetapi lebih menekankan sikap malas yang hanya mengandalkan keberuntungan yang tak disengaja. Sebaliknya, 刻舟求剑 (kè zhōu qiú jiàn) lebih menekankan kebodohan dan kekakuan akibat tidak menyadari adanya perubahan kondisi.

5. Chengyu Serupa dan Berlawanan

6. Ringkasan

Idiom 刻舟求剑 (kè zhōu qiú jiàn) mengkritik kebodohan orang yang terpaku pada cara-cara lama padahal keadaan sudah berubah. Ungkapan ini sering digunakan dalam dunia bisnis maupun diskusi untuk mengkritik metode usang atau pola pikir yang tidak fleksibel. Karena berkonotasi negatif mencela ketidakmampuan beradaptasi, berhati-hatilah dengan konteks dan hubungan antarpribadi saat menggunakannya.

Panduan Fitur 造句

Latihan Membuat Kalimat 📝

Coba buat kalimat menggunakan '刻舟求剑'!

0/50