目不识丁
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: mù bù shí dīng
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Mata tidak mengenali huruf 'ding' (buta huruf sama sekali / buta aksara)
- Susunan Chengyu: 「目」(Mata, penglihatan)
+ 「不」(Tidak (penyangkalan)) + 「识」(Mengenal, mengetahui, membaca) + 「丁」(Karakter 丁 (dīng), lambang aksara yang jumlah goresannya sangat sedikit dan paling sederhana) - Arti: Bahkan karakter yang paling sederhana seperti 丁 (dīng) pun tidak dapat dibaca. Menggambarkan seseorang yang buta huruf sama sekali (buta aksara) atau tidak pernah mengecap pendidikan formal. Terkadang mengandung konotasi merendahkan.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「目不识丁」 memiliki nuansa berikut:
- Ketidakterpelajaran Ekstrem: Bukan sekadar tidak bisa membaca aksara yang rumit, melainkan karakter yang paling mendasar pun tidak dapat dikenali, merujuk pada kondisi buta aksara sepenuhnya.
- Simbolisme Karakter 丁 (dīng): Karakter 丁 (dīng) hanya memiliki dua goresan dan digunakan sebagai perwakilan aksara paling sederhana yang seharusnya diketahui semua orang. Ada pula teori salah salin dari karakter 一 (yī) atau 个 (gè), tetapi 丁 (dīng) telah mapan secara konvensional sebagai lambang karakter termudah.
3. Penggunaan
「目不识丁」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Penggambaran Tingkat Pendidikan: Digunakan untuk menjelaskan keadaan orang yang tidak bisa membaca dan menulis, seperti generasi terdahulu di pedesaan yang tidak sempat bersekolah. Dapat digunakan sebagai fakta objektif maupun dalam konteks menyindir ketidaktahuan seseorang.
- Contoh:「虽然他目不识丁,但做起生意来却非常精明。」
(Meskipun dia buta huruf sama sekali, urusan berbisnis dia sangat cerdik.)
- Contoh:「虽然他目不识丁,但做起生意来却非常精明。」
- Sikap Rendah Hati atau Kiasan: Digunakan secara kiasan atau berlebihan untuk merendah bahwa seseorang sama sekali tidak memahami suatu bidang keahlian tertentu.
- Contoh:「对于电脑编程,我简直是目不识丁。」
(Mengenai pemrograman komputer, saya benar-benar buta sama sekali.)
- Contoh:「对于电脑编程,我简直是目不识丁。」
Contoh Lainnya:
- 那个年代很多穷人家的孩子都目不识丁。
(Pada zaman itu, banyak anak dari keluarga miskin yang buta aksara.) - 很难想象一个目不识丁的人能写出这样深刻的文章。
(Sulit dibayangkan seorang yang buta huruf bisa menulis artikel yang begitu mendalam.) - 为了扫除文盲,村里开办了夜校,帮助那些目不识丁的村民。
(Demi memberantas buta aksara, desa membuka sekolah malam untuk membantu warga yang tidak bisa membaca dan menulis.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Berasal dari biografi 张弘靖 (Zhāng Hóngjìng) dalam kitab 《旧唐书》 (Jiù Tángshū), yang mencatat perkataan: '汝辈挽得两石力弓,不如识一丁字' (Kalian mampu menarik busur berkekuatan dua shi pun, tidak ada apa-apanya dibanding mengenali satu huruf 丁 [dīng]). Ungkapan ini mulanya menekankan betapa pentingnya pendidikan dan literasi di atas keperkasaan militer.
- Teori aksara alternatif: Sebagian ahli berpendapat bahwa bentuk kursif dari karakter 个 (gè) mirip dengan 丁 (dīng) sehingga terjadi kekeliruan membaca, atau merupakan kesalahan penyalinan dari karakter 一 (yī). Kendati demikian, bentuk 丁 (dīng) kini telah menjadi patokan baku.
- Nuansa modern: Di era modern dengan tingkat melek huruf yang sudah tinggi, frekuensi penggunaannya secara harfiah untuk menyebut 'orang yang tidak bisa membaca' semakin berkurang, melainkan lebih sering digunakan secara metaforis untuk menyatakan bahwa seseorang tidak memiliki pengetahuan dasar sama sekali dalam bidang tertentu.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 胸无点墨 (xiōng wú diǎn mò): Tidak ada setitik tinta pun di dada; menggambarkan ketiadaan pengetahuan, wawasan, atau kemampuan menulis.
- 不学无术 (bù xué wú shù): Tidak memiliki ilmu pengetahuan maupun keahlian atau keterampilan nyata.link
- 一无所知 (yī wú suǒ zhī): Sama sekali tidak mengetahui apa-apa; benar-benar awam.link
- Chengyu Berlawanan:
- 学富五车 (xué fù wǔ chē): Ilmunya sebanyak muatan lima gerobak buku; menggambarkan seseorang yang sangat berpengetahuan luas dan terpelajar.link
- 博览群书 (bó lǎn qún shū): Membaca beraneka ragam buku secara luas; berwawasan luas lewat banyak membaca.
- 出口成章 (chū kǒu chéng zhāng): Setiap perkataan yang keluar bagaikan susunan karangan yang indah; sangat fasih bertutur kata dan sarat sastra.link
6. Ringkasan
目不识丁 (mù bù shí dīng) adalah peribahasa yang bermakna bahkan karakter paling sederhana yaitu 丁 (dīng) pun tidak dikenali, yang menggambarkan keadaan buta aksara atau sama sekali tidak terpelajar. Secara historis, ungkapan ini lahir dalam konteks yang mengutamakan literasi dibanding kekuatan fisik. Di zaman modern, selain makna harfiahnya, ungkapan ini juga digunakan secara kiasan untuk menyatakan ketidaktahuan total dalam bidang tertentu baik untuk merendah maupun mengkritik.
