目中无人
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: mù zhōng wú rén
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Tidak ada orang di matanya (sangat sombong dan memandang rendah orang lain)
- Susunan Chengyu: 「目」(mata atau pandangan)
+ 「中」(di dalam) + 「无」(tidak ada atau tiada) + 「人」(orang lain atau sesama yang patut dihormati) - Arti: Bertindak seolah-olah tidak ada orang lain di pelupuk matanya. Idiom ini merupakan ungkapan bermakna negatif yang menggambarkan sikap yang sangat angkuh, sombong, memandang rendah, serta sama sekali tidak menghargai orang lain.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「目中无人」 memiliki nuansa berikut:
- Kecongkakan yang ekstrem: Bukan sekadar memiliki rasa percaya diri, melainkan keangkuhan mendalam yang merendahkan martabat orang lain dan enggan mengakui kemampuan sesama.
- Pengabaian total terhadap orang lain: Menekankan perilaku sewenang-wenang yang sepenuhnya mengabaikan perasaan, pendapat, maupun keberadaan orang-orang di sekitarnya.
3. Penggunaan
「目中无人」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Kritik terhadap sikap atau karakter: Sering digunakan untuk mengecam seseorang yang bersikap congkak dan tidak mengenal tata krama.
- Contoh:「他仗着家里有钱,总是目中无人,对谁都不客气。」
(Hanya karena keluarganya kaya raya, dia selalu memandang rendah orang lain dan tidak bersikap sopan kepada siapa pun.)
- Contoh:「他仗着家里有钱,总是目中无人,对谁都不客气。」
- Rasa percaya diri berlebih pada generasi muda: Digunakan untuk menggambarkan orang muda yang belum berpengalaman tetapi meremehkan senior atau para ahli.
- Contoh:「那个新来的实习生目中无人,连主管的建议都不听。」
(Anak magang yang baru datang itu begitu tinggi hati, bahkan saran dari atasannya pun tidak ia dengarkan.)
- Contoh:「那个新来的实习生目中无人,连主管的建议都不听。」
Contoh Lainnya:
- 你这种目中无人的态度,迟早会让你吃亏的。
(Sikapmu yang meremehkan orang lain itu cepat atau lambat akan membuatmu rugi sendiri.) - 虽然他很有才华,但目中无人的性格让他很难与人合作。
(Meskipun dia sangat berbakat, sifatnya yang sombong dan suka memandang rendah orang lain membuatnya sulit bekerja sama dengan orang lain.) - 真正的强者往往谦逊低调,绝不会目中无人。
(Orang yang benar-benar hebat biasanya rendah hati dan tidak mencolok, mereka tidak akan pernah memandang enteng orang lain.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Idiom ini digunakan dalam novel zaman Dinasti Ming, 东周列国志 (Dōng Zhōu Liè Guó Zhì), untuk menggambarkan sosok 战国 (Zhànguó) bernama 赵括 (Zhào Kuò). Meski hanya menguasai teori militer di atas kertas tanpa pengalaman perang langsung, ia begitu sombong hingga merasa mampu mengungguli strategi ayahnya yang merupakan jenderal ternama. Dari latar belakang inilah idiom ini sering dipakai mencela kepongahan yang tidak sebanding dengan kemampuan nyata.
- Nilai Sosial: Dalam kebudayaan Tionghoa, kerendahan hati adalah kebajikan yang dijunjung tinggi. Disebut sebagai orang yang 目中无人 (mù zhōng wú rén) merupakan kritik moral yang sangat keras terhadap kepribadian seseorang.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 目空一切 (mù kōng yī qiè): Memandang segala sesuatu di depan mata kosong (tidak ada apa-apanya); bernuansa lebih arogan daripada 目中无人 (mù zhōng wú rén).
- 狂妄自大 (kuáng wàng zì dà): Sangat pongah dan melebih-lebihkan kehebatan diri sendiri.
- 恃才傲物 (shì cái ào wù): Menjadi angkuh dan merendahkan orang lain semata-mata karena mengandalkan bakat atau kepandaiannya.link
- 盛气凌人 (shèng qì líng rén): Memperlihatkan sikap yang mendominasi, galak, dan menindas orang lain dengan arogansi.link
- Chengyu Berlawanan:
- 虚怀若谷 (xū huái ruò gǔ): Memiliki hati yang lapang bak lembah luas; sangat rendah hati dan selalu terbuka menerima masukan orang lain.
- 平易近人 (píng yì jìn rén): Bersikap ramah, hangat, dan mudah didekati oleh siapa pun.
- 彬彬有礼 (bīn bīn yǒu lǐ): Berperilaku sopan santun, beradab, dan anggun.link
- 文质彬彬 (wén zhì bīn bīn): Memiliki keharmonisan antara pembawaan yang halus dan budi pekerti yang baik.link
6. Ringkasan
Idiom 目中无人 (mù zhōng wú rén) digunakan untuk mengkritik sikap yang luar biasa angkuh hingga memperlakukan orang lain seakan-akan tidak berharga atau tidak kasatmata. Ungkapan ini bukan sekadar percaya diri berlebihan, melainkan bentuk penghinaan dan ketidakhormatan yang serius terhadap orang di sekitarnya.
