background texture

争风吃醋

*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.

1. Informasi Dasar

  • Pinyin: zhēng fēng chī cù
  • Terjemahan Bahasa Indonesia: Berebut angin dan minum cuka (bersaing karena cemburu dalam urusan asmara)
  • Susunan Chengyu: 「争」(Berebut, bersaing, bertengkar)+「风」(Rasa cinta, kasih sayang, atau perhatian lawan jenis)+「吃」(Mengecap, merasakan, menanggung (pengalaman batin))+「醋」(Cuka; metafora untuk rasa cemburu (dari ungkapan 吃醋, chī cù))
  • Arti: Saling cemburu dan bersaing sengit untuk memperebutkan perhatian, kasih sayang, atau hati lawan jenis dalam hubungan asmara. Ungkapan ini berkonotasi negatif (贬义, biǎnyì) karena menggambarkan pertikaian emosional yang picik, konyol, atau tidak sedap dipandang.

2. Arti dan Nuansa Terperinci

「争风吃醋」 memiliki nuansa berikut:

  • Khusus urusan asmara dan percintaan: Idiom ini tidak digunakan untuk persaingan murni di tempat kerja atau kebencian pribadi, melainkan khusus untuk konteks hubungan cinta segitiga atau asmara lawan jenis.
  • Melibatkan rasa cemburu sekaligus tindakan pertikaian: Bukan sekadar merasa iri di dalam hati, idiom ini sering kali mencakup tindakan nyata seperti saling menyindir, bersaing terbuka, hingga bertengkar secara fisik.
  • Sudut pandang kritis dan bernada mencemooh: Digunakan dari sudut pandang pihak ketiga yang menilai perseteruan itu konyol dan memalukan; ungkapan ini pada dasarnya tidak pernah digunakan untuk memuji atau menggambarkan diri sendiri secara positif.

3. Penggunaan

「争风吃醋」 terutama digunakan dalam konteks berikut:

  • Penggambaran cinta segitiga dan pertengkaran asmara: Digunakan untuk menggambarkan situasi ketika dua orang bersaing memperebutkan perhatian seseorang hingga menciptakan suasana tegang dan membuat orang lain jengah.
    • Contoh:「他们俩为了追求同一个人,经常在朋友面前争风吃醋。」
      (Demi mengejar orang yang sama, mereka berdua sering kali saling cemburu dan bersaing di depan teman-temannya.)
  • Dinamika hubungan dalam drama atau novel: Frasa umum untuk menjelaskan alur cerita drama romantis atau intrik selir di istana yang sarat dengan persaingan cinta.
    • Contoh:「这部电视剧的情节太俗套了,整天就是几个角色争风吃醋。」
      (Alur cerita drama televisi ini terlalu klise, seharian isinya hanya beberapa karakter yang saling cemburu dan berebut cinta.)
  • Nasihat terhadap persaingan yang sia-sia: Digunakan untuk menegur seseorang yang melalaikan tugas utamanya (seperti karier atau studi) demi urusan asmara yang remeh.
    • Contoh:「你现在应该专注事业,别整天把心思花在争风吃醋上。」
      (Kamu sekarang seharusnya fokus pada karier, jangan menghabiskan pikiran sepanjang hari untuk saling cemburu dan berebut cinta.)

Contoh Lainnya:

  1. 原本亲密无间的兄弟,竟然因为一个女生而争风吃醋,反目成仇。
    (Dua saudara yang awalnya sangat akrab ini, tanpa disangka malah saling cemburu dan bersaing demi seorang gadis hingga berubah menjadi musuh.)
  2. 后宫妃子们为了得到皇帝的宠爱,整日争风吃醋,勾心斗角。
    (Para selir di istana belakang sepanjang hari saling cemburu dan berebut kasih sayang serta saling bersiasat demi mendapatkan perhatian kaisar.)
  3. 他最讨厌办公室里那些围绕感情争风吃醋的破事。
    (Dia paling membenci urusan konyol di kantor tentang persaingan dan kecemburuan seputar masalah asmara.)
  4. 你们俩别再争风吃醋了,这根本解决不了任何问题。
    (Kalian berdua jangan saling cemburu dan bertengkar lagi, ini sama sekali tidak menyelesaikan masalah apa pun.)

4. Latar Belakang Budaya dan Catatan

  • Asal-usul literatur: Idiom ini banyak ditemukan dalam karya sastra populer era Dinasti Ming dan Qing, salah satunya dalam kumpulan cerita pendek 醒世恒言 (Xǐng Shì Héng Yán) karya 冯梦龙 (Féng Mènglóng) yang memuat kalimat: 那时我争风吃醋便迟了 (Saat itu sudah terlambat bagiku untuk cemburu dan bersaing).
  • Kisah metafora 'makan/minum cuka' (吃醋, chī cù): Konon Kaisar 唐太宗 (Táng Tàizōng) hendak menghadiahkan wanita selir kepada menterinya, 房玄龄 (Fáng Xuánlíng). Namun, istri sang menteri menolak keras. Kaisar lantas mengujinya dengan memberi pilihan: mengizinkan suaminya beristri lagi atau meminum semangkuk racun mati. Tanpa ragu, sang istri langsung meneguk mangkuk tersebut hingga habis. Ternyata operates itu hanyalah cuka asam pekat. Terkesan oleh keberanian dan rasa cemburunya yang luar biasa, sang kaisar akhirnya membatalkan niatnya. Sejak saat itu, kata 吃醋 (chī cù, meminum cuka) menjadi kiasan populer dalam bahasa Mandarin untuk rasa cemburu.

5. Chengyu Serupa dan Berlawanan

  • Chengyu Serupa:
    • 争宠 (zhēng chǒng): Berebut kasih sayang, perhatian, atau kedudukan istimewa dari atasan atau pasangan.
    • 醋海翻波 (cù hǎi fān bō): Timbulnya gelombang pertikaian dan kekacauan besar dalam rumah tangga atau hubungan akibat rasa cemburu yang hebat.
  • Chengyu Berlawanan:
    • 相敬如宾 (xiāng jìng rú bīn): Suami dan istri yang saling menghormati layaknya memperlakukan tamu terhormat, hidup rukun dan harmonis.
    • 相亲相爱 (xiāng qīn xiāng ài): Saling mengasihi, hidup rukun berdampingan, dan menyayangi satu sama lain dengan tulus.

6. Ringkasan

争风吃醋 (zhēng fēng chī cù) adalah idiom yang menggambarkan tindakan saling bersaing dan berseteru karena cemburu dalam urusan percintaan. Idiom ini berkaitan erat dengan ungkapan sehari-hari 吃醋 (chī cù) yang berarti "cemburu". Sering digunakan dengan nada mengkritik atau mencemooh pertikaian asmara yang sia-sia, baik dalam percakapan sehari-hari maupun ulasan sinopsis drama.

Muncul dalam ujian Chuken (ujian bahasa Mandarin di Jepang)Pra-Tingkat 1
Panduan Fitur 造句

Latihan Membuat Kalimat 📝

Coba buat kalimat menggunakan '争风吃醋'!

0/50