力所不及
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: lì suǒ bù jí
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Di luar jangkauan kemampuan (tidak mampu menjangkaunya)
- Susunan Chengyu: 「力」(Kekuatan, kemampuan, atau daya)
+ 「所」(Partikel pembentuk frasa nominal (apa yang di-)) + 「不」(Tidak (penyangkalan)) + 「及」(Mencapai, sampai pada, atau menjangkau) - Arti: Menunjukkan bahwa kemampuan, kekuatan, atau kewenangan seseorang tidak dapat mencapai target atau standar yang diharapkan. Digunakan untuk menyatakan secara objektif bahwa sesuatu telah melampaui batas kemampuan.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「力所不及」 memiliki nuansa berikut:
- Batas objektif kemampuan: Fokusnya bukan pada penyesalan emosional 'ingin membantu namun tidak sanggup', melainkan pada fakta logis bahwa tugas tersebut memang mustahil diselesaikan dengan kapasitas yang ada.
- Di luar lingkup kewenangan: Selain kapasitas fisik atau intelektual yang terbatas, ungkapan ini juga sering menandakan sesuatu yang berada di luar batas wewenang, yurisdiksi, atau peran seseorang.
3. Penggunaan
「力所不及」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Menolak atau mengundurkan diri secara sopan: Digunakan sebagai ungkapan formal untuk menolak permintaan atau tugas dengan alasan melampaui batas kemampuan diri.
- Contoh:「这件事情太复杂,实在是我力所不及,恐怕帮不上忙。」
(Masalah ini terlalu rumit dan sungguh di luar kemampuan saya, sehingga khawatir tidak bisa membantu.)
- Contoh:「这件事情太复杂,实在是我力所不及,恐怕帮不上忙。」
- Menilai kenyataan secara objektif: Digunakan saat menilai secara rasional bahwa suatu tantangan atau tujuan telah melampaui batas daya seseorang atau suatu organisasi.
- Contoh:「虽然医生尽了最大努力,但挽救他的生命已是人力所不及。」
(Meskipun para dokter telah berusaha sekuat tenaga, menyelamatkan nyawanya sudah di luar daya manusia.)
- Contoh:「虽然医生尽了最大努力,但挽救他的生命已是人力所不及。」
- Keterbatasan finansial atau fisik: Digunakan tidak hanya untuk kemampuan keterampilan, tetapi juga keterbatasan dana atau kondisi material.
- Contoh:「那栋别墅价格昂贵,对我来说是力所不及的奢侈品。」
(Vila itu sangat mahal harganya, barang mewah yang di luar jangkauan kemampuan saya.)
- Contoh:「那栋别墅价格昂贵,对我来说是力所不及的奢侈品。」
Contoh Lainnya:
- 面对大自然的威力,人类常常感到力所不及。
(Menghadapi kedahsyatan alam, manusia sering kali merasa tidak berdaya.) - 有些问题是科学目前力所不及的。
(Ada beberapa persoalan yang saat ini masih di luar jangkauan sains.) - 我也想资助所有的贫困儿童,但这显然是我力所不及的。
(Saya juga ingin mendanai semua anak kurang mampu, namun hal itu jelas melampaui kemampuan saya.) - 对于超出自己职责范围的事,他往往力所不及。
(Terhadap hal-hal di luar lingkup tanggung jawabnya, ia kerap kali tidak dapat menjangkaunya.) - 这并非我不愿意做,而是力所不及。
(Bukannya saya tidak mau melakukannya, melainkan hal ini di luar kemampuan saya.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Chengyu ini ditemukan dalam literatur zaman Dinasti Song, salah satunya dalam kitab 石门文字禅 (Shí Mén Wén Zì Chán) yang memuat frasa 公力所不及之义 (gōng lì suǒ bù jí zhī yì).
- Nuansa Pemakaian: Terdapat perbedaan halus dengan 力不从心 (lì bù cóng xīn). Ungkapan 力不从心 (lì bù cóng xīn) menekankan perasaan sedih atau kecewa karena niat hati yang besar terkendala oleh keterbatasan fisik atau daya, sedangkan 力所不及 (lì suǒ bù jí) bernada lebih netral dan menyatakan keterbatasan kapasitas secara objektif.
- Tingkat Tutur: Ungkapan ini bernuansa formal dan elegan. Dapat dipakai baik sebagai wujud kerendahan hati saat mengakui batas diri sendiri, maupun sebagai evaluasi logis atas keterbatasan pihak lain.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- Chengyu Berlawanan:
- 力所能及 (lì suǒ néng jí): Berada dalam jangkauan kemampuan diri; sanggup dilaksanakan.link
- 得心应手 (dé xīn yìng shǒu): Sangat mahir dan terampil sehingga dapat melakukan sesuatu dengan lancar dan mudah.
- 轻而易举 (qīng ér yì jǔ): Sangat mudah dilakukan tanpa memerlukan usaha yang berat.link
6. Ringkasan
力所不及 (lì suǒ bù jí) adalah chengyu yang berarti melampaui batas kemampuan atau wewenang seseorang sehingga tidak dapat dicapai. Berbeda dengan 力不从心 (lì bù cóng xīn) yang menekankan rasa sesal karena hati ingin bertindak tetapi daya tak sampai, ungkapan ini lebih netral dan objektif dalam menyatakan ketidakmampuan faktual atau keterbatasan wewenang. Sering digunakan dalam penolakan halus maupun analisis situasi.
