立锥之地
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: lì zhuī zhī dì
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Tanah seluas ujung jarum penusuk (tempat berpijak yang sangat sempit / tempat bernaung)
- Susunan Chengyu: 「立」(Menancapkan, mendirikan, atau menegakkan)
+ 「锥」(Penusuk, jarum besar, atau alat pelubang yang ujungnya runcing) + 「之」(Partikel penghubung yang menyatakan kepemilikan atau modifikasi (yang, dari)) + 「地」(Tanah, lahan, atau tempat) - Arti: Tanah atau ruang yang amat sempit, hanya cukup untuk menancapkan ujung sebuah penusuk (jarum/paku). Secara kiasan, ungkapan ini merujuk pada ruang sekecil apa pun untuk berpijak, tempat tinggal yang sangat minim, atau landasan dasar untuk bertahan hidup. Idiom ini paling sering digunakan dalam bentuk negatif seperti 无立锥之地 (wú lì zhuī zhī dì) untuk menggambarkan kemiskinan ekstrem, ketiadaan tempat bernaung, atau ruang yang teramat padat.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「立锥之地」 memiliki nuansa berikut:
- Ruang fisik yang sangat sempit: Merujuk pada ukuran fisik yang sangat sempit, atau kondisi ruangan/lokasi yang dipenuhi orang sehingga tidak tersisa celah sedikit pun.
- Landasan dasar kehidupan: Tidak sekadar ukuran luas fisik, idiom ini digunakan sebagai metafora bagi tempat bernaung sosial, posisi karier, atau kepemilikan aset tanah paling mendasar untuk menyambung hidup.
- Sering digunakan dalam bentuk negatif: Paling lazim muncul dalam susunan kalimat ingkar seperti 无立锥之地 (wú lì zhuī zhī dì) guna menegaskan kondisi mengenaskan: tidak punya tempat berteduh atau miskin papa sampai tidak memiliki sebidang tanah pun.
3. Penggunaan
「立锥之地」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Kemiskinan ekstrem dan kepapaan: Digunakan ketika seseorang sama sekali tidak memiliki rumah atau tanah sendiri, atau kehilangan segalanya akibat bangkrut maupun utang.
- Contoh:「他破产后变得一贫如洗,在这个城市已无立锥之地。」
(Setelah bangkrut, ia jatuh miskin tanpa sepeser pun uang, dan di kota ini ia bahkan sudah tidak memiliki tempat bernaung sama sekali.)
- Contoh:「他破产后变得一贫如洗,在这个城市已无立锥之地。」
- Kepadatan luar biasa: Digunakan secara hiperbolis untuk menggambarkan tempat yang penuh sesak oleh orang hingga tidak ada celah untuk melangkah.
- Contoh:「假日里的景区人山人海,挤得简直无立锥之地。」
(Tempat wisata pada hari libur dipadati lautan manusia, begitu berdesakan hingga nyaris tidak ada ruang untuk berpijak sama sekali.)
- Contoh:「假日里的景区人山人海,挤得简直无立锥之地。」
- Tersingkir dari lingkungan sosial atau industri: Digunakan ketika seseorang terdesak oleh persaingan atau pihak berkuasa hingga kehilangan posisi dan tidak bisa bertahan lagi di suatu bidang.
- Contoh:「由于得罪了权贵,他在这个行业里已经没有立锥之地了。」
(Karena menyinggung kaum berkuasa, ia sudah tidak memiliki ruang untuk bertahan lagi di industri ini.)
- Contoh:「由于得罪了权贵,他在这个行业里已经没有立锥之地了。」
Contoh Lainnya:
- 旧社会的贫苦农民终年劳作,却往往无立锥之地。
(Para petani miskin di masyarakat zaman dahulu bekerja keras sepanjang tahun, tetapi sering kali tidak memiliki sepetak tanah pun.) - 这间屋子堆满了杂物,连个立锥之地都没有。
(Kamar ini penuh sesak dengan berbagai barang rongsokan, bahkan ruang untuk melangkah saja tidak ada.) - 只要肯努力,在这个大城市总能找到立锥之地。
(Asalkan mau berusaha giat, kamu pasti bisa menemukan tempat berpijak untuk hidup di kota metropolitan ini.) - 他在学术界奋斗多年,终于争得了一块立锥之地。
(Setelah bertahun-tahun berjuang di dunia akademis, ia akhirnya berhasil meraih posisi tersendiri yang kokoh.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul Klasik: Idiom ini tercatat dalam karya sejarah 史记 (Shǐjì) pada bab 留侯世家 (Liú Hóu Shì Jiā) dan teks klasik lainnya. Ungkapan ini bermula dari kisah setelah Dinasti Qin menaklukkan enam negara bagian, mereka merampas tanah para bangsawan feodal hingga tidak menyisakan tanah sekecil apa pun bahkan untuk menancapkan ujung penusuk.
- Simbol Kemiskinan Agraris: Dalam tradisi masyarakat agraris Tiongkok kuno, tanah adalah sandaran utama kehidupan. Ketiadaan tanah berarti ketiadaan sarana untuk bertahan hidup. Karena itu, idiom ini membawa bobot emosional yang kuat untuk melukiskan kepapaan atau keputusasaan.
- Pergeseran ke Konteks Modern: Pada era modern, ungkapan ini tidak hanya mengacu pada sepetak tanah fisik, melainkan sering dipakai untuk menggambarkan pangsa pasar, posisi kerja, atau celah peluang dalam persaingan ketat di kota besar.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 置锥之地 (zhì zhuī zhī dì): Sinonim langsung dari 立锥之地 (lì zhuī zhī dì), bermakna tempat yang hanya cukup untuk meletakkan sebuah penusuk.
- 弹丸之地 (dàn wán zhī dì): Wilayah yang sekecil peluru ketapel; merujuk pada area yang sangat sempit (terkadang bernilai strategis penting).
- 一无所有 (yī wú suǒ yǒu): Sama sekali tidak memiliki apa-apa; miskin melarat tanpa harta benda.link
- Chengyu Berlawanan:
- 广阔天地 (guǎng kuò tiān dì): Dunia yang luas membentang; ranah yang sangat luas untuk beraktivitas dan berkembang.
- 无边无际 (wú biān wú jì): Tiada batas dan tepi; sangat luas tak berujung.link
- 广阔无垠 (guǎng kuò wú yín): Luar biasa luas dan tak bertepi.link
6. Ringkasan
立锥之地 (lì zhuī zhī dì) secara harfiah berarti tanah yang hanya cukup untuk menancapkan sebuah penusuk. Ungkapan ini umumnya dipadukan dengan kata ingkar seperti 无 (wú) untuk menyatakan kondisi tidak memiliki tempat tinggal sama sekali, kemiskinan luar biasa, tersingkirnya posisi seseorang dari masyarakat, atau tempat yang saking padatnya sampai tidak menyisakan ruang untuk berpijak.
