节衣缩食
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: jié yī suō shí
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Menghemat pakaian dan membatasi makanan (hidup sangat berhemat/mengencangkan ikat pinggang)
- Susunan Chengyu: 「节」(Menghemat, membatasi, atau menahan diri)
+ 「衣」(Pakaian atau kebutuhan sandang) + 「缩」(Menyusutkan, memangkas, atau mengurangi) + 「食」(Makanan atau kebutuhan konsumsi) - Arti: Menjalani kehidupan dengan memangkas pengeluaran pakaian dan makanan hingga titik paling minimum demi berhemat. Ungkapan ini biasanya menggambarkan seseorang yang dengan sengaja menurunkan taraf hidupnya karena kondisi serbaterbatas atau demi mencapai tujuan tertentu (seperti menabung, melunasi utang, atau menyokong orang lain). Chengyu ini dapat digunakan sebagai pujian atas ketabahan maupun untuk melukiskan masa-masa sulit.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「节衣缩食」 memiliki nuansa berikut:
- Penghematan yang berorientasi pada tujuan: Berbeda dari sifat kikir semata, ungkapan ini sering digunakan dalam konteks pemangkasan biaya hidup demi alasan yang bermakna, seperti menafkahi keluarga, melunasi utang, atau menyiapkan masa depan.
- Kerasnya kondisi hidup: Karena memangkas langsung kebutuhan sandang dan pangan yang merupakan pilar dasar kelangsungan hidup, ungkapan ini tidak merujuk pada penghematan biasa yang masih nyaman, melainkan menyiratkan perjuangan yang cukup berat dan penuh pengorbanan.
3. Penggunaan
「节衣缩食」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Pengabdian kepada keluarga: Sering digunakan dalam konteks yang mengharukan atau patut dipuji, seperti orang tua yang mengorbankan kenyamanan hidup mereka sendiri demi membiayai pendidikan anak atau menyokong keluarga.
- Contoh:「为了供孩子上大学,父母这几年一直节衣缩食。」
(Demi membiayai kuliah anaknya, orang tua itu selama beberapa tahun terakhir selalu hidup sangat berhemat.)
- Contoh:「为了供孩子上大学,父母这几年一直节衣缩食。」
- Mengatasi masa-masa sulit: Digunakan ketika perusahaan, negara, atau individu menghadapi krisis finansial dan menekan pengeluaran untuk melewati rintangan bersama.
- Contoh:「公司面临破产危机,全体员工不得不节衣缩食共度难关。」
(Perusahaan menghadapi ancaman kebangkrutan, sehingga seluruh karyawan harus mengencangkan ikat pinggang demi melewati masa sulit bersama.)
- Contoh:「公司面临破产危机,全体员工不得不节衣缩食共度难关。」
- Menabung demi mencapai target: Digunakan untuk menjelaskan penurunan taraf hidup sementara demi pengeluaran besar, seperti membeli rumah atau melakukan perjalanan.
- Contoh:「这对年轻夫妇节衣缩食存了五年钱,终于买下了自己的房子。」
(Pasangan muda ini hidup serba berhemat demi menabung selama lima tahun, dan akhirnya berhasil membeli rumah sendiri.)
- Contoh:「这对年轻夫妇节衣缩食存了五年钱,终于买下了自己的房子。」
Contoh Lainnya:
- 在那段艰苦的岁月里,大家都是靠节衣缩食才熬过来的。
(Pada masa-masa sulit saat itu, semua orang bertahan hidup dengan mengencangkan ikat pinggang.) - 与其现在挥霍无度,不如节衣缩食为将来做打算。
(Daripada berfoya-foya tanpa kendali sekarang, lebih baik hidup hemat dan bersahaja untuk merencanakan masa depan.) - 他虽然收入不高,但通过节衣缩食,每年还能给慈善机构捐款。
(Meskipun penghasilannya tidak besar, berkat hidup sangat berhemat, setiap tahun ia masih bisa berdonasi ke lembaga amal.) - 为了还清债务,他不得不开始过节衣缩食的日子。
(Demi melunasi utang-utangnya, ia terpaksa mulai menjalani kehidupan yang penuh penghematan.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Chengyu ini berakar dari tulisan dalam bab 货殖列传 (Huò Zhí Liè Zhuàn) di kitab 史记 (Shǐjì) yang menyebut '能薄饮食,忍嗜欲,节衣服' (mampu menyederhanakan makanan-minuman, menahan hawa nafsu, dan menghemat pakaian), serta puisi 秋获歌 (Qiū Huò Gē) karya penyair Dinasti Song bernama 陆游 (Lù Yóu) yang berbunyi '缩衣节食勤耕桑' (mengurangi pakaian, menghemat makanan, dan tekun bertani serta beternak ulat sutra).
- Hemat sebagai kebajikan: Dalam nilai-nilai tradisional Tionghoa, 勤俭节约 (qín jiǎn jié yuē - rajin dan hemat) dipandang sebagai kebajikan mulia. Oleh sebab itu, 节衣缩食 (jié yī suō shí) tidak semata-mata dipakai untuk mengeluhkan kemiskinan, melainkan sering mengandung nuansa pujian atas keteguhan tekad seseorang yang rela menahan kesulitan demi meraih tujuan hidupnya.
- Relevansi modern: Meski masyarakat modern kini makin akrab dengan gaya hidup konsumtif, di tengah melambungnya biaya tempat tinggal dan pendidikan, ungkapan ini masih sangat sering digunakan secara positif untuk menggambarkan kerja keras dan ikhtiar yang patut dihargai.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 省吃俭用 (shěng chī jiǎn yòng): Mengurangi makan dan membatasi pengeluaran; ungkapan paling umum untuk menyebut pola hidup hemat sehari-hari.
- 艰苦朴素 (jiān kǔ pǔ sù): Tabah dalam menghadapi kesulitan dan hidup bersahaja; sering dijadikan slogan moral atau etos kerja.
- 精打细算 (jīng dǎ xì suàn): Membuat perhitungan yang cermat dan merencanakan pengeluaran dengan sangat teliti.link
- 量入为出 (liàng rù wéi chū): Menyesuaikan pengeluaran dengan besarnya pemasukan (berbelanja sesuai kemampuan).link
- Chengyu Berlawanan:
- 挥金如土 (huī jīn rú tǔ): Membuang uang seperti menghamburkan tanah; menghambur-hamburkan harta secara berlebihan.
- 大手大脚 (dà shǒu dà jiǎo): Boros dan tidak cermat dalam menggunakan uang atau sumber daya.link
6. Ringkasan
节衣缩食 (jié yī suō shí) adalah peribahasa yang bermakna memangkas kebutuhan paling mendasar dalam hidup—yaitu sandang dan pangan—demi berhemat. Ungkapan ini tidak sekadar menggambarkan kemiskinan belaka, melainkan sering kali mengandung nuansa kesabaran, daya tahan, dan pengorbanan demi tujuan yang jelas, seperti biaya pendidikan anak, pelunasan utang, atau cita-cita masa depan, sehingga memiliki konotasi moral yang sangat positif.
