大手大脚
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: dà shǒu dà jiǎo
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Tangan besar kaki besar (boros, menghambur-hamburkan uang)
- Susunan Chengyu: 「大」(besar; berani atau tanpa perhitungan)
+ 「手」(tangan (gerakan menggunakan tangan untuk membelanjakan uang/barang)) + 「大」(besar; lebar) + 「脚」(kaki (langkah atau tindakan)) - Arti: Awalnya merujuk pada tangan dan kaki yang berukuran besar, namun kemudian dikiaskan untuk menggambarkan orang yang boros, suka berfoya-foya, atau membelanjakan uang dan barang tanpa perhitungan. Tergantung konteksnya, ungkapan ini dapat bermakna murah hati secara berlebihan hingga bermakna celaan bagi orang yang sangat boros.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「大手大脚」 memiliki nuansa berikut:
- Pemborosan dan ketiadaan rencana: Sering merujuk pada hilangnya kepekaan finansial, di mana seseorang menghabiskan uang sebanyak apa pun yang dimilikinya tanpa perencanaan, terutama saat pengeluaran melebihi pemasukan.
- Metafora tindakan yang serampangan: Mengandung nuansa tindakan yang berani dan berskala besar tanpa rasa kikir. Ini merupakan kebalikan langsung dari konsep 小手小脚 (xiǎo shǒu xiǎo jiǎo) yang berarti sempit langkahnya, ragu-ragu, atau pelit.
3. Penggunaan
「大手大脚」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Kritik terhadap kebiasaan finansial: Sering digunakan oleh orang tua kepada anak, atau antar-teman untuk mengingatkan atau mengkritik kebiasaan membuang-buang uang.
- Contoh:「你刚开始工作,花钱不要大手大脚的,要学会存钱。」
(Kamu baru saja mulai bekerja, jangan boros saat mengeluarkan uang, belajarlah menabung.)
- Contoh:「你刚开始工作,花钱不要大手大脚的,要学会存钱。」
- Penggambaran kepribadian: Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang royal, tidak pelit, atau berwatak terbuka dalam hal uang. Tidak selalu berupa celaan tajam, melainkan sekadar penggambaran karakter.
- Contoh:「他这个人一向大手大脚,请客吃饭从来不看账单。」
(Dia memang dari dulu sangat royal, kalau mentraktir makan tidak pernah memeriksa tagihan.)
- Contoh:「他这个人一向大手大脚,请客吃饭从来不看账单。」
Contoh Lainnya:
- 虽然家里并不富裕,但他买起东西来总是大手大脚。
(Meskipun keluarganya tidak kaya, dia selalu menghambur-hamburkan uang saat berbelanja.) - 过日子要精打细算,不能大手大脚。
(Menjalani kehidupan rumah tangga harus cermat berhitung, tidak boleh boros.) - 公司现在的经费很紧张,各部门不能再像以前那样大手大脚了。
(Anggaran perusahaan saat ini sangat ketat, setiap departemen tidak boleh lagi berfoya-foya seperti sebelumnya.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Idiom ini tercatat dalam novel klasik dinasti Qing, 红楼梦 (Hóng Lóu Mèng) bab ke-51, yang melukiskan bagaimana pelayan menghabiskan barang dan uang dengan royal untuk majikannya.
- Metafora Tubuh: Dalam budaya bahasa Mandarin, fitur tubuh berupa 'tangan dan kaki yang besar' sering dikaitkan dengan gerak-gerik yang bebas, ceroboh, atau boros. Sebaliknya, 小手小脚 (xiǎo shǒu xiǎo jiǎo) menggambarkan sifat penakut, picik, atau kikir.
- Nuansa Modern: Di Tiongkok modern dengan berkembangnya masyarakat konsumtif, idiom ini jarang bermakna positif sebagai tanda kekayaan. Idiom ini hampir selalu mengandung konotasi negatif karena bertentangan dengan kebajikan hemat, serta dipandang mencerminkan kurangnya kemampuan manajemen keuangan pribadi.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 挥金如土 (huī jīn rú tǔ): Membuang-buang emas seperti tanah; sangat boros dan menghamburkan harta tanpa perhitungan.
- 铺张浪费 (pū zhāng làng fèi): Bermegah-megahan demi gengsi sehingga memicu pemborosan besar-besaran.
- Chengyu Berlawanan:
6. Ringkasan
大手大脚 (dà shǒu dà jiǎo) adalah idiom bernuansa lisan yang menggambarkan sifat boros dan suka menghambur-hamburkan uang tanpa rencana. Ungkapan ini berakar dari citra 'tangan dan kaki yang besar', menyimbolkan tindakan yang serampangan dan tanpa batasan. Dalam percakapan sehari-hari, idiom ini sering digunakan untuk mengingatkan teman agar tidak belanja berlebihan atau mengkritik kebiasaan boros.
