background texture

苦口婆心

*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.

1. Informasi Dasar

  • Pinyin: kǔ kǒu pó xīn
  • Terjemahan Bahasa Indonesia: Menasihati dengan mulut pahit dan hati nenek yang penyayang (menasihati berulang kali dengan penuh kasih sayang dan kesabaran demi kebaikan seseorang)
  • Susunan Chengyu: 「苦」(Pahit; dengan gigih dan sabar menyampaikan hal-hal yang sulit didengar demi kebaikan orang lain)+「口」(Mulut; kata-kata atau nasihat yang diucapkan)+「婆」(Nenek atau wanita tua; melambangkan figur keibuan yang penuh kasih sayang dan kehangatan)+「心」(Hati; niat baik, belas kasih, atau ketulusan mendalam)
  • Arti: Menasihati atau memperingatkan seseorang berulang kali dengan penuh kesabaran tanpa kenal lelah, semata-mata didorong oleh niat baik dan kasih sayang tulus seperti seorang ibu atau nenek. Idiom ini memberikan penilaian positif terhadap ketulusan hati, kepedulian mendalam, serta usaha gigih si pemberi nasihat.

2. Arti dan Nuansa Terperinci

「苦口婆心」 memiliki nuansa berikut:

  • Berakar pada niat baik dan kasih sayang (婆心): Kata 婆心 (pó xīn) melambangkan kebaikan dan perhatian mendalam layaknya seorang ibu atau nenek. Ini bukan sekadar ceramah atau kritik kosong, melainkan nasihat yang mutlak didasari oleh keinginan tulus agar orang lain berkembang dan berbahagia.
  • Nasihat yang gigih dan berulang (苦口): Sebagaimana pepatah obat yang baik terasa pahit di lidah, kata 苦口 (kǔ kǒu) merujuk pada ucapan yang mungkin terasa tidak enak didengar, namun terus disampaikan secara gigih dan sabar hingga pihak yang dinasihati benar-benar paham.
  • Arah hubungan antarpihak: Idiom ini umumnya digunakan dalam relasi ketika pihak pembimbing menasihati pihak yang dibimbing karena kepedulian yang mendalam, seperti dari orang tua ke anak, guru ke murid, atau atasan ke bawahan.

3. Penggunaan

「苦口婆心」 terutama digunakan dalam konteks berikut:

  • Pendidikan dan bimbingan dalam keluarga: Digunakan ketika orang tua mengkhawatirkan masa depan anak dan berulang kali menasihatinya mengenai kebiasaan hidup atau belajar.
    • Contoh:「母亲苦口婆心地劝他放下手机,专心准备高考。」
      (Ibu dengan penuh kasih dan kesabaran menasihatinya agar meletakkan ponselnya dan berkonsentrasi mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi.)
  • Bimbingan dan arahan di tempat kerja: Digunakan ketika atasan atau rekan senior dengan tulus membimbing junior agar terhindar dari kesalahan atau memperbaiki kekeliruan.
    • Contoh:「经理苦口婆心的一番话,终于让他意识到了自己的失误。」
      (Perkataan manajer yang penuh kesabaran dan ketulusan akhirnya menyadarkannya akan kesalahan yang telah ia perbuat.)
  • Kekecewaan karena nasihat diabaikan: Digunakan untuk menyoroti rasa gemas atau kecewa ketika nasihat tulus yang diberikan berulang kali sama sekali tidak didengar.
    • Contoh:「任凭老师如何苦口婆心,他还是听不进去任何劝告。」
      (Betapapun gurunya menasihati dengan sepenuh hati dan tak henti-hentinya, ia tetap tidak mau mendengarkan nasihat apa pun.)

Contoh Lainnya:

  1. 虽然长辈苦口婆心的嘱咐有时听起来很唠叨,但全是为了你好。
    (Meskipun wejangan para sesepuh yang disampaikan berulang kali dengan tulus terkadang terdengar seperti omelan, semuanya demi kebaikanmu sendiri.)
  2. 经过朋友们苦口婆心的劝解,他总算打消了冲动辞职的念头。
    (Berkat teman-temannya yang dengan sabar dan sungguh-sungguh membujuknya, ia akhirnya mengurungkan niat untuk mengundurkan diri secara gegabah.)
  3. 医生苦口婆心地叮嘱病人一定要按时服药。
    (Dokter dengan tekun dan penuh perhatian mengingatkan pasien agar selalu minum obat tepat waktu.)
  4. 他完全体会到了班主任当年苦口婆心背后的一片苦心。
    (Ia sepenuhnya memahami niat tulus dan jerih payah di balik sikap wali kelasnya dulu yang menasihatinya tiada henti.)

4. Latar Belakang Budaya dan Catatan

  • Asal-usul istilah: Unsur 苦口 (kǔ kǒu) berakar dari pepatah klasik dalam 孔子家语 (Kǒngzǐ Jiā Yǔ) yang berbunyi 良药苦口而利于病,忠言逆耳而利于行 (liáng yào kǔ kǒu ér lì yú bìng, zhōng yán nì ěr ér lì yú xíng; obat yang manjur terasa pahit di mulut namun menyembuhkan penyakit, nasihat yang jujur menusuk di telinga namun berguna bagi perbuatan). Sementara itu, 婆心 (pó xīn) berasal dari tradisi Buddhisme Chan/Zen, seperti dalam kitab 景德传灯录 (Jǐng Dé Chuán Dēng Lù), yang merujuk pada 老婆心切 (lǎopó xīn qiè; rasa belas kasih yang amat besar dan perhatian tulus layaknya seorang ibu). Kedua ungkapan ini lambat laun melebur menjadi satu idiom.
  • Ciri khas penggunaan: Berbeda dengan ungkapan yang merendah hati, 苦口婆心 (kǔ kǒu pó xīn) digunakan secara objektif dan bernada positif untuk melukiskan ketulusan, kepedulian, dan kesabaran seseorang saat menasihati pihak lain tanpa mengenal lelah demi kebaikan mereka.

5. Chengyu Serupa dan Berlawanan

  • Chengyu Serupa:
    • 语重心长 (yǔ zhòng xīn cháng): Kata-kata yang diucapkan berbobot penuh makna dan mengandung kepedulian serta harapan mendalam.
    • 谆谆教诲 (zhūn zhūn jiào huì): Membimbing dan mendidik dengan sungguh-sungguh, penuh kesabaran, serta berulang kali.
  • Chengyu Berlawanan:
    • 口蜜腹剑 (kǒu mì fù jiàn): Mulut manis bagai madu tetapi di dalam hati menyimpan pedang (berkata-kata manis padahal berniat jahat).
    • 恶语相向 (è yǔ xiāng xiàng): Melontarkan kata-kata kasar, makian, atau ucapan jahat kepada orang lain.

6. Ringkasan

苦口婆心 (kǔ kǒu pó xīn) menggambarkan sikap menasihati seseorang dengan penuh ketekunan dan kesabaran, yang dilandasi cinta kasih tulus seperti seorang ibu atau nenek. Ungkapan ini sering digunakan dalam konteks pendidikan, pengasuhan, atau bimbingan untuk mengapresiasi ketulusan serta kehangatan hati pemberi nasihat yang rela berbicara berulang-ulang demi kebaikan pihak yang dinasihati.

Muncul dalam ujian Chuken (ujian bahasa Mandarin di Jepang)Tingkat 2
Panduan Fitur 造句

Latihan Membuat Kalimat 📝

Coba buat kalimat menggunakan '苦口婆心'!

0/50