心急如焚
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: xīn jí rú fén
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Hati cemas laksana terbakar api (sangat cemas dan gelisah tak keruan)
- Susunan Chengyu: 「心」(Hati; pikiran; perasaan batin)
+ 「急」(Cemas; gelisah; terburu-buru) + 「如」(Seperti; laksana; bagaikan) + 「焚」(Membakar; hangus terbakar) - Arti: Menggambarkan rasa cemas, panik, dan gelisah yang luar biasa ekstrem hingga hati terasa panas bagaikan dibakar api. Ungkapan ini tidak sekadar bermakna "terburu-buru", melainkan menekankan kondisi psikologis yang tertekan hebat atau dilanda kekhawatiran yang sangat mendalam.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「心急如焚」 memiliki nuansa berikut:
- Puncak rasa gelisah dan panik: Sebagaimana ditunjukkan oleh karakter 焚 (fén) yang berarti "membakar", peribahasa ini menggambarkan rasa gundah gulana yang tak tertahankan dan membakar jiwa.
- Penderitaan emosional di dalam batin: Fokusnya bukan pada kesibukan fisik di luar, melainkan pada pusaran ketakutan, kecemasan, dan rasa pedih yang meremukkan hati seseorang di dalam batin.
3. Penggunaan
「心急如焚」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Situasi darurat dan keselamatan: Sering digunakan ketika mencemaskan keselamatan keluarga, musibah, atau saat seseorang tidak dapat dihubungi dalam situasi serius.
- Contoh:「孩子还没放学回家,电话也打不通,母亲心急如焚。」
(Anak belum pulang dari sekolah dan teleponnya pun tidak bisa dihubungi, sang ibu sangat cemas tak keruan.)
- Contoh:「孩子还没放学回家,电话也打不通,母亲心急如焚。」
- Menanti dengan penuh ketegangan: Menggambarkan kegelisahan saat menunggu kabar atau hasil penting yang membuat waktu terasa berjalan sangat lambat.
- Contoh:「他在手术室外来回踱步,心急如焚地等待着医生的消息。」
(Ia mondar-mandir di luar ruang operasi, menunggu kabar dari dokter dengan hati cemas bagai terbakar.)
- Contoh:「他在手术室外来回踱步,心急如焚地等待着医生的消息。」
- Kepanikan menghadapi kebuntuan masalah: Menunjukkan kondisi psikologis saat tenggat waktu makin dekat atau keadaan memburuk tetapi belum menemukan jalan keluar.
- Contoh:「眼看交货期就要到了,机器却突然坏了,厂长心急如焚。」
(Melihat batas waktu pengiriman sudah di depan mata sementara mesin mendadak rusak, kepala pabrik merasa sangat panik dan gelisah.)
- Contoh:「眼看交货期就要到了,机器却突然坏了,厂长心急如焚。」
Contoh Lainnya:
- 得知家乡发生地震,在外地工作的游子们个个心急如焚。
(Mengetahui terjadi gempa di kampung halaman, para perantau yang bekerja di luar daerah seketika dilanda kecemasan yang mendalam.) - 看着股市暴跌,许多投资者心急如焚,不知该如何是好。
(Melihat pasar saham anjlok drastis, banyak investor merasa sangat cemas dan kebingungan tidak tahu harus berbuat apa.) - 虽然心急如焚,但他表面上还要装作若无其事的样子。
(Meskipun batinnya gelisah laksana terbakar api, dari luar ia tetap harus berpura-pura tenang seolah tidak terjadi apa-apa.) - 救援队心急如焚,希望能尽快找到被困的幸存者。
(Tim penyelamat sangat cemas berpacu dengan waktu, berharap dapat segera menemukan para penyintas yang terperangkap.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Kekuatan metafora: Karakter 焚 (fén) membawa citra emosi yang sangat kuat. Oleh karena itu, idiom ini tidak cocok digunakan untuk ketergesaan sepele sehari-hari (seperti terlambat bangun pagi), melainkan untuk krisis nyata atau situasi yang menimbulkan tekanan mental yang amat berat.
- Latar sastra: Konsep membakar rasa cemas dengan api telah lama berakar dalam sastra Tionghoa klasik. Ungkapan serupa seperti 心急如火 (xīn jí rú huǒ) dapat ditemukan dalam karya klasik seperti 西厢记 (Xī Xiāng Jì), yang menegaskan kelaziman metafora "api pembakar kecemasan" dalam budaya Tionghoa.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 心急火燎 (xīn jí huǒ liǎo): Sangat cemas dan panik seperti disulut api; bernuansa lebih santai atau lisan dibandingkan 心急如焚 (xīn jí rú fén).
- 迫不及待 (pò bù jí dài): Teramat terburu-buru hingga tak sabar menunggu lagi; dapat pula digunakan untuk antusiasme atau ketidaksabaran yang bernada positif.link
- 提心吊胆 (tí xīn diào dǎn): Hati diliputi ketakutan, rasa waswas, dan kekhawatiran yang mencekam.link
- Chengyu Berlawanan:
6. Ringkasan
心急如焚 (xīn jí rú fén) adalah peribahasa yang melukiskan kecemasan dan kegelisahan yang memuncak hingga hati terasa bagai terbakar api. Idiom ini tidak hanya menunjukkan ketergesa-gesaan, melainkan kepedihan batin dan ketakutan mendalam dalam situasi gawat, sangat cocok untuk menggambarkan perasaan gelisah tak keruan dan tidak tenang.
