天经地义
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: tiān jīng dì yì
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Hukum langit dan kebenaran bumi (mutlak benar dan sudah semestinya)
- Susunan Chengyu: 「天」(Langit atau hukum alam semesta)
+ 「经」(Prinsip abadi atau hukum yang tidak pernah berubah) + 「地」(Bumi atau tanah) + 「义」(Kebenaran, kepatutan, atau prinsip moral yang lurus) - Arti: Prinsip atau kebenaran mutlak yang tak tergoyahkan layaknya hukum langit dan bumi. Kiasan ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat wajar, sudah semestinya terjadi, atau tidak dapat diragukan lagi kebenarannya, dengan nuansa penegasan yang sangat kuat.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「天经地义」 memiliki nuansa berikut:
- Kebenaran mutlak: Bukan sekadar hal biasa yang normal, melainkan mengandung keyakinan teguh bahwa suatu perkara secara moral dan logika memang harus demikian adanya.
- Prinsip abadi: Mengandung nuansa kebenaran atau hukum universal yang tidak pernah goyah meski zaman dan tempat berganti.
3. Penggunaan
「天经地义」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Penegasan kewajiban dan hak: Sering dipakai untuk menekankan hal-hal yang menurut norma sosial mutlak harus dilakukan, seperti membayar utang atau berbakti kepada orang tua.
- Contoh:「欠债还钱,天经地义,你没有任何理由推脱。」
(Membayar utang adalah hal yang sudah semestinya, kamu tidak punya alasan apa pun untuk mengelak.)
- Contoh:「欠债还钱,天经地义,你没有任何理由推脱。」
- Hukum alam: Digunakan untuk menjelaskan hukum alam atau hubungan sebab-akibat yang sangat jelas dan pasti.
- Contoh:「种瓜得瓜,种豆得豆,这是天经地义的自然法则。」
(Menanam melon menuai melon, menanam kacang menuai kacang; ini adalah hukum alam yang mutlak tak terbantahkan.)
- Contoh:「种瓜得瓜,种豆得豆,这是天经地义的自然法则。」
- Pernyataan akal sehat: Digunakan ketika menyatakan fakta atau prinsip yang diakui semua orang tanpa perlu diperdebatkan lagi.
- Contoh:「犯了错就要承担责任,这是天经地义的事。」
(Bertanggung jawab setelah berbuat salah adalah hal yang sudah sewajarnya.)
- Contoh:「犯了错就要承担责任,这是天经地义的事。」
Contoh Lainnya:
- 父母抚养子女是天经地义的责任。
(Merawat anak adalah tanggung jawab yang mutlak wajar bagi orang tua.) - 追求幸福是每个人的权利,这是天经地义的。
(Mengejar kebahagiaan adalah hak setiap insan, dan hal ini sudah semestinya.) - 以前人们认为君权神授是天经地义,现在看来却很荒谬。
(Dahulu orang-orang menganggap hak ilahi para raja sebagai kebenaran mutlak, tetapi sekarang hal itu tampak konyol.) - 既然签了合同,按合同办事就是天经地义。
(Karena sudah menandatangani kontrak, bertindak sesuai perjanjian adalah hal yang pasti sewajarnya.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Ungkapan ini berakar dari kitab 左传 (Zuǒ Zhuàn) pada tahun ke-25 Adipati Zhao (昭公二十五年), yang memuat kutipan: '夫礼,天之经也,地之义也,民之行也' (Sesungguhnya norma kesopanan dan tatanan sosial adalah hukum langit yang abadi, kebenaran bumi yang sejati, dan pedoman tingkah laku rakyat). Pada mulanya istilah ini digunakan untuk menegaskan bahwa tatanan moral kemasyarakatan memiliki kedudukan mutlak layaknya hukum alam.
- Penggunaan Modern: Di masa kini, idiom ini sering digunakan saat menegaskan kewajiban moral atau menyatakan argumen tak terbantahkan. Bobot kepastiannya terasa jauh lebih kuat dan khidmat dibandingkan ungkapan 理所当然 (lǐ suǒ dāng rán).
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 理所当然 (lǐ suǒ dāng rán): Sudah sewajarnya menurut akal dan logika; ungkapan yang sangat lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari.link
- 金科玉律 (jīn kē yù lǜ): Hukum atau aturan emas yang mutlak sempurna dan tidak dapat diubah.
- 合情合理 (hé qíng hé lǐ): Masuk akal dan sesuai dengan perasaan serta norma kepatutan kemanusiaan.link
- Chengyu Berlawanan:
- 岂有此理 (qǐ yǒu cǐ lǐ): Mana ada alasan atau logika seperti ini; ungkapan kemarahan terhadap hal yang sama sekali tidak masuk akal atau keterlaluan.link
- 大谬不然 (dà miù bù rán): Sangat keliru dan sama sekali bertolak belakang dengan fakta yang sebenarnya.
- 无理取闹 (wú lǐ qǔ nào): Membuat keributan atau mencari-cari masalah tanpa alasan yang jelas dan masuk akal.link
6. Ringkasan
天经地义 (tiān jīng dì yì) menggambarkan sesuatu yang mutlak benar, wajar, dan sudah semestinya tanpa keraguan sedikit pun. Idiom ini sering digunakan untuk menegaskan kewajiban moral atau sosial, seperti membayar utang atau berbakti kepada orang tua, dengan nuansa yang jauh lebih tegas dan berbobot daripada sekadar 理所当然 (lǐ suǒ dāng rán).
Muncul dalam ujian Chuken (ujian bahasa Mandarin di Jepang)Pra-Tingkat 1
