得意扬扬
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: dé yì yáng yáng
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Meraih keinginan dengan penuh rasa bangga (sangat berpuas diri / besar kepala)
- Susunan Chengyu: 「得」(Mendapatkan atau tercapai)
+ 「意」(Keinginan, kehendak, atau kepuasan batin) + 「扬扬」(Semangat yang membubung tinggi atau penuh percaya diri (kata ulang untuk penekanan)) - Arti: Menggambarkan seseorang yang merasa keinginannya tercapai dan sangat puas, sehingga bersikap penuh rasa bangga dan berlagak. Keadaan ini menunjukkan semangat yang membumbung tinggi akibat kesuksesan atau kemenangan, yang diperlihatkan secara terang-terangan tanpa ditutup-tutupi. Bergantung pada konteksnya, ungkapan ini juga bisa mengandung konotasi negatif yang berarti pongah atau besar kepala.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「得意扬扬」 memiliki nuansa berikut:
- Kepuasan dan pamer diri: Idiom ini tidak hanya menunjukkan rasa senang di dalam hati, tetapi menekankan bahwa kegembiraan dan rasa percaya diri tersebut meluap keluar (扬扬) hingga terpancar jelas pada sikap dan ekspresi wajah.
- Dua sisi nuansa makna: Meskipun bisa digunakan untuk mengungkapkan rasa gembira murni, idiom ini sering kali membawa nada kritis, yaitu menyindir seseorang yang 'merasa di atas angin' atau bertindak menyombongkan diri.
3. Penggunaan
「得意扬扬」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Setelah kesuksesan atau kemenangan: Melukiskan seseorang yang memperlihatkan rasa gembiranya secara terbuka sesaat setelah meraih keberhasilan, seperti lulus ujian, menang lomba, atau naik jabatan.
- Contoh:「他拿着奖杯,得意扬扬地向大家挥手。」
(Sambil memegang piala, dia melambaikan tangan kepada semua orang dengan penuh rasa bangga.)
- Contoh:「他拿着奖杯,得意扬扬地向大家挥手。」
- Penggambaran yang kritis: Sering dipakai secara kritis untuk menggambarkan orang yang menjadi besar kepala atau meremehkan orang lain hanya karena keberhasilan kecil.
- Contoh:「看他那得意扬扬的样子,真让人看不惯。」
(Melihat sikapnya yang besar kepala itu, benar-benar membuat orang muak.)
- Contoh:「看他那得意扬扬的样子,真让人看不惯。」
Contoh Lainnya:
- 赢了一局棋而已,不用那么得意扬扬吧。
(Hanya menang satu babak catur saja, tidak perlu sebegitu berlagaknya, kan?) - 听到老师的表扬,小明得意扬扬地回到了座位。
(Mendengar pujian dari guru, Xiaoming kembali ke tempat duduknya dengan langkah penuh percaya diri.) - 不要因为一点小成绩就得意扬扬,要保持谦虚。
(Jangan langsung lupa daratan hanya karena sedikit pencapaian, tetaplah rendah hati.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Variasi Penulisan: Idiom ini sering juga ditulis sebagai 得意洋洋 (dé yì yáng yáng) dengan arti yang persis sama. 扬扬 (yáng yáng) bermakna semangat yang meluap tinggi, sedangkan 洋洋 (yáng yáng) mengibaratkan limpahan air yang luas dan melimpah ruah; keduanya dapat saling menggantikan.
- Asal Usul: Berasal dari catatan sejarawan Dinasti Han Barat, 司马迁 (Sīmǎ Qiān), dalam karyanya 史记 (Shǐjì) pada bab 管晏列传 (Guǎn Yàn Lièzhuàn), yang menyebutkan kalimat "意气扬扬,甚自得也" (semangatnya meluap-luap dan tampak amat puas diri).
- Pandangan Sosial: Dalam budaya Tionghoa, sikap rendah hati atau 谦虚 (qiānxū) dipandang sebagai kebajikan utama. Oleh karena itu, bersikap 得意扬扬 (dé yì yáng yáng)—kecuali pada anak-anak yang memperlihatkan kepolosan—umumnya dianggap kurang pantas bagi orang dewasa dan sering dijadikan bahan teguran.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 趾高气扬 (zhǐ gāo qì yáng): Mengangkat kaki tinggi-tinggi dan berjalan dengan angkuh; memiliki nuansa kesombongan dan meremehkan orang lain yang jauh lebih kuat daripada 得意扬扬 (dé yì yáng yáng).
- 眉飞色舞 (méi fēi sè wǔ): Alis bergetar dan rona wajah berbinar-binar; melukiskan seseorang yang tidak mampu membendung rasa senang dan girangnya, bukan sekadar berbangga diri.
- 眉开眼笑 (méi kāi yǎn xiào): Wajah berseri-seri penuh senyuman karena sangat bahagia.link
- 大模大样 (dà mú dà yàng): Berlagak gagah atau bersikap mencolok tanpa memedulikan pandangan orang lain.link
- Chengyu Berlawanan:
6. Ringkasan
得意扬扬 (dé yì yáng yáng) adalah idiom yang melukiskan seseorang yang merasa sangat puas karena keinginannya terpenuhi, lalu memamerkan kegembiraannya tersebut dengan penuh kebanggaan. Meskipun dapat dipakai untuk menggambarkan kegembiraan yang polos, idiom ini lebih sering mengandung nuansa kritis seperti "lupa daratan", "sombong", atau "menang lagak", sehingga perlu berhati-hati saat menggunakannya kepada orang lain.
