情有可原
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: qíng yǒu kě yuán
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Ada alasan yang bisa dimaklumi (dapat dimaafkan karena situasi tertentu)
- Susunan Chengyu: 「情」(keadaan, latar belakang situasi, atau perasaan manusiawi)
+ 「有」(ada atau memiliki) + 「可」(bisa atau dapat (menunjukkan kemungkinan/izin)) + 「原」(memaafkan atau mengampuni) - Arti: Meskipun telah terjadi suatu kesalahan atau kegagalan, jika mempertimbangkan situasi serta latar belakang saat peristiwa itu terjadi, hal tersebut masih memiliki ruang untuk dimaafkan atau dimaklumi. Maknanya bukan berarti sama sekali tidak bersalah, melainkan ada faktor yang patut mendapatkan simpati.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「情有可原」 memiliki nuansa berikut:
- Adanya kesalahan sebagai prasyarat: Idiom ini hanya dipakai apabila telah terjadi suatu kekeliruan, kegagalan, atau tindakan yang kurang terpuji. Ungkapan ini tidak digunakan dalam situasi yang berjalan lancar tanpa masalah.
- Pertimbangan situasi (keringanan): Menekankan adanya alasan yang patut dikasihani atau dimengerti, seperti "tindakan itu memang salah, tetapi terpaksa dilakukan" atau "dia benar-benar tidak mengetahuinya".
- Nuansa pemberian toleransi: Maknanya bukan menganggap perbuatan tersebut sepenuhnya "benar", melainkan menunjukkan sikap toleransi bahwa hal tersebut "dapat dimaklumi untuk kali ini" atau "dapat dipahami alasannya".
3. Penggunaan
「情有可原」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Membela kegagalan atau kesalahan: Digunakan ketika seseorang melakukan kekeliruan, lalu ada pihak yang membelanya atau meminta keringanan hukuman dengan menimbang latar belakangnya (seperti kurangnya pengalaman, situasi darurat, dll.).
- Contoh:「他是第一次处理这种业务,出现失误也是情有可原的。」
(Ini pertama kalinya dia menangani pekerjaan seperti ini, jadi timbulnya kesalahan masih dapat dimaklumi.)
- Contoh:「他是第一次处理这种业务,出现失误也是情有可原的。」
- Menjelaskan alasan keterlambatan atau ketidakhadiran: Digunakan untuk memohon pengertian orang lain saat tidak bisa menepati janji akibat kendala di luar kendali, seperti macet parah atau sakit mendadak.
- Contoh:「因为突发暴雨导致迟到,这属于情有可原。」
(Terlambat karena hujan badai yang turun tiba-tiba itu adalah hal yang dapat dimaafkan.)
- Contoh:「因为突发暴雨导致迟到,这属于情有可原。」
- Pertimbangan hukum dan etika: Ekspresi bernuansa agak formal yang dipakai dalam konteks hukum atau perdebatan moral untuk menegaskan bahwa hukuman patut diperingan dengan mempertimbangkan niat dan situasinya.
- Contoh:「虽然他违反了规定,但考虑到是为了救人,实在情有可原。」
(Meskipun dia melanggar aturan, mengingat tindakannya itu demi menyelamatkan nyawa orang, hal itu sungguh patut dimaklumi.)
- Contoh:「虽然他违反了规定,但考虑到是为了救人,实在情有可原。」
Contoh Lainnya:
- 不知者不罪,他不知道这个规矩,犯错也是情有可原。
(Ada pepatah orang yang tidak tahu tidak bersalah; jika dia memang tidak tahu aturan ini, kesalahannya masih bisa dimaafkan.) - 如果你是因为生病没来,那还情有可原,但你明明是去玩了。
(Jika kamu tidak datang karena sakit, itu masih bisa dimaklumi, tetapi kamu jelas-jelas pergi bersenang-senang.) - 虽然这种行为情有可原,但毕竟造成了损失,还是需要赔偿。
(Meskipun tindakan semacam ini ada sisi yang patut dimaklumi, bagaimanapun juga kerugian telah terjadi, sehingga ganti rugi tetap harus diberikan.) - 他在巨大的压力下说了重话,我觉得情有可原。
(Menurut saya ucapannya yang kasar bisa dipahami mengingat saat itu dia berada di bawah tekanan yang begitu besar.) - 法官认为被告的犯罪动机情有可原,因此从轻判决。
(Hakim menganggap motif kejahatan terdakwa memiliki unsur yang patut dipertimbangkan untuk diringankan, sehingga diputuskan vonis yang lebih ringan.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Asal-usul: Berasal dari kitab 后汉书 (Hòu Hàn Shū) pada bab riwayat 霍谞 (Huò Xū). Awalnya tertulis sebagai frasa 情既可原 (qíng jì kě yuán) dalam sebuah surat pembelaan kepada kaisar untuk membela seseorang yang dituduh secara tidak adil.
- Hukum dan Rasa Kemanusiaan: Dalam budaya Tionghoa, keseimbangan antara 法 (fǎ, hukum formal) dan 情 (qíng, perasaan atau konteks kemanusiaan) sangat diperhatikan. Meskipun ada pepatah 法不容情 (fǎ bù róng qíng - hukum tidak memandang belas kasihan), idiom 情有可原 (qíng yǒu kě yuán) sering dipandang positif sebagai bentuk kebijaksanaan manusiawi yang mempertimbangkan latar belakang suatu peristiwa.
- Frekuensi Penggunaan: Idiom ini sangat umum dan dapat digunakan di berbagai tingkatan bahasa, mulai dari percakapan santai sehari-hari, pemberitaan berita, hingga ruang persidangan. Ketika seseorang dinilai 情有可原 (qíng yǒu kě yuán), bukan berarti ia bebas dari tanggung jawab sepenuhnya, melainkan kemarahan atau sanksi terhadapnya diharapkan dapat diringankan.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 无可厚非 (wú kě hòu fēi): Tidak patut dicela secara berlebihan; perbuatannya masih berada dalam batas yang wajar untuk ditoleransi.link
- 事出有因 (shì chū yǒu yīn): Segala sesuatu pasti ada sebab dan alasannya; kejadian tersebut tidak terjadi secara kebetulan semata.
- 合情合理 (hé qíng hé lǐ): Sesuai dengan akal sehat, logika, dan perasaan manusiawi.link
- Chengyu Berlawanan:
- 罪无可恕 (zuì wú kě shù): Dosanya terlampau berat sehingga sama sekali tidak ada ruang untuk diampuni.
- 理所不容 (lǐ suǒ bù róng): Secara logika, aturan, dan akal sehat sama sekali tidak dapat ditoleransi atau diterima.
- 岂有此理 (qǐ yǒu cǐ lǐ): Mana ada aturan semacam itu; sungguh keterlaluan dan tidak masuk akal sama sekali.link
- 无理取闹 (wú lǐ qǔ nào): Membuat keributan atau masalah tanpa alasan yang jelas dan masuk akal.link
6. Ringkasan
情有可原 (qíng yǒu kě yuán) adalah idiom yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu kesalahan atau kekeliruan "dapat dimaklumi jika melihat situasinya". Idiom ini digunakan untuk membela atau menunjukkan pemahaman kepada seseorang, bukan karena tindakannya benar sepenuhnya, melainkan karena ada latar belakang atau alasan yang patut dikasihani. Dalam percakapan sehari-hari, idiom ini sering dipakai dengan nuansa "kalau begitu situasinya, ya bisa dipahami".
