风餐露宿
*Penjelasan di halaman ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung informasi yang tidak akurat.
1. Informasi Dasar
- Pinyin: fēng cān lù sù
- Terjemahan Bahasa Indonesia: Makan diterpa angin dan tidur beralaskan embun (menjalani kehidupan di alam terbuka yang penuh penderitaan dan keprihatinan)
- Susunan Chengyu: 「风」(Angin (lingkungan terbuka tanpa perlindungan))
+ 「餐」(Makan atau bersantap) + 「露」(Embun (berada di luar ruangan beratapkan langit)) + 「宿」(Bermalam atau tidur) - Arti: Makan di tengah terpaan angin dan tidur di alam terbuka beratapkan langit berembun. Idiom ini menggambarkan beratnya perjalanan jauh atau kerasnya bekerja di alam bebas tanpa tempat tinggal dan perlindungan yang layak. Ungkapan ini dapat digunakan untuk memuji kegigihan seseorang maupun memancing rasa iba atas keprihatinan hidup seseorang.
2. Arti dan Nuansa Terperinci
「风餐露宿」 memiliki nuansa berikut:
- Gambaran lingkungan yang keras: Unsur 'angin' dan 'embun' melambangkan ketiadaan rumah atau atap pelindung, menegaskan hilangnya kenyamanan sandang, pangan, dan papan yang layak.
- Perpindahan dan ketidakpastian: Menyiratkan corak hidup mereka yang tidak menetap, seperti penjelajah, pengelana, musafir, atau orang-orang yang kehilangan tempat tinggal dan selalu berpindah.
- Dedikasi dan kerja keras: Jika diterapkan pada pekerjaan seperti survei geologi atau pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, ungkapan ini bernuansa pujian atas dedikasi dan pengorbanan yang luar biasa.
3. Penggunaan
「风餐露宿」 terutama digunakan dalam konteks berikut:
- Kerja keras di alam bebas: Digunakan untuk memuji atau mengapresiasi para pekerja seperti tim eksplorasi geologi, pekerja konstruksi, atau tentara yang bertugas di tengah kondisi alam yang keras.
- Contoh:「地质勘探队员们常年风餐露宿,只为寻找珍贵的矿产资源。」
(Para anggota tim eksplorasi geologi sepanjang tahun hidup dan bermalam di alam terbuka yang serba sulit hanya demi menemukan sumber daya mineral yang berharga.)
- Contoh:「地质勘探队员们常年风餐露宿,只为寻找珍贵的矿产资源。」
- Kemiskinan atau kehidupan telantar: Menggambarkan penderitaan orang-orang yang kehilangan tempat tinggal atau para pengungsi yang terpaksa bertahan hidup di jalanan.
- Contoh:「那场地震后,许多失去家园的人不得不风餐露宿。」
(Setelah gempa bumi itu, banyak warga yang kehilangan rumah terpaksa tidur dan makan beralaskan tanah di tempat terbuka.)
- Contoh:「那场地震后,许多失去家园的人不得不风餐露宿。」
- Perjalanan jauh yang melelahkan: Merujuk pada perjalanan ala pengelana zaman dulu atau petualangan ala pembuat jalan yang penuh rintangan, bukan wisata santai.
- Contoh:「为了实现梦想,他独自一人骑行川藏线,一路风餐露宿。」
(Demi mewujudkan mimpinya, ia bersepeda sendirian menempuh Jalur Sichuan-Tibet dan sepanjang jalan harus berkemah serta bertahan di alam bebas.)
- Contoh:「为了实现梦想,他独自一人骑行川藏线,一路风餐露宿。」
Contoh Lainnya:
- 建设者们风餐露宿,终于在荒漠中建起了一座新城。
(Para pekerja konstruksi rela hidup prihatin di alam terbuka, hingga akhirnya berhasil mendirikan sebuah kota baru di tengah padang pasir gurun.) - 他不愿过那种风餐露宿的流浪生活,决定找一份稳定的工作。
(Ia tidak mau menjalani kehidupan menggelandang yang serba telantar tanpa rumah, lalu memutuskan untuk mencari pekerjaan yang mapan.) - 摄影师为了拍到罕见的野生动物,在森林里风餐露宿了一个月。
(Demi memotret satwa liar yang langka, fotografer itu bertahan hidup dan bermalam di alam terbuka hutan selama sebulan.) - 看着那些风餐露宿的难民,大家纷纷伸出了援手。
(Melihat para pengungsi yang telantar tanpa tempat berteduh itu, semua orang berbondong-bondong mengulurkan tangan memberi bantuan.)
4. Latar Belakang Budaya dan Catatan
- Latar Belakang Sastra: Ungkapan ini sudah dapat dijumpai pada karya puisi zaman Dinasti Song, seperti karya penyair 陆游 (Lù Yóu) dan 苏轼 (Sū Shì), yang sejak dahulu digunakan untuk melukiskan keprihatinan dan dinginnya perjalanan jauh.
- Konteks Kontemporer: Di Tiongkok modern, idiom ini sering dijadikan ungkapan klise bernada heroisme untuk mengapresiasi para pekerja yang bertugas di daerah perbatasan demi pembangunan fasilitas publik atau riset ilmiah negara.
- Kontras: Idiom ini berkebalikan langsung dengan idiom 衣食无忧 (yī shí wú yōu) yang menggambarkan hidup makmur tanpa kekurangan pangan dan sandang, sehingga sering dipakai melambangkan kepapaan dan perjuangan hidup yang berat.
5. Chengyu Serupa dan Berlawanan
- Chengyu Serupa:
- 栉风沐雨 (zhì fēng mù yǔ): Menyisir rambut dengan angin dan membasuhnya dengan hujan; bekerja keras membanting tulang di tengah terpaan angin dan hujan badai.
- 跋山涉水 (bá shān shè shuǐ): Mendaki gunung dan menyeberangi sungai; menonjolkan perjalanan jauh yang terjal dan penuh rintangan.
- 长途跋涉 (cháng tú bá shè): Melakukan perjalanan jarak jauh yang amat melelahkan.link
- 风尘仆仆 (fēng chén pú pú): Penuh debu perjalanan; menggambarkan keletihan luar biasa akibat perjalanan yang panjang.link
- Chengyu Berlawanan:
- 养尊处优 (yǎng zūn chǔ yōu): Menikmati kedudukan tinggi dan hidup nyaman bergelimang kemudahan tanpa beban penderitaan.
- 锦衣玉食 (jǐn yī yù shí): Mengenakan pakaian sutra indah dan menyantap hidangan mewah; melambangkan kemewahan hidup kelas atas.
- 窗明几净 (chuāng míng jī jìng): Jendela bersinar terang dan meja bersih mengilap; menggambarkan ruangan dalam rumah yang rapi, bersih, dan nyaman.link
6. Ringkasan
风餐露宿 (fēng cān lù sù) secara harfiah bermakna makan dihembus angin dan tidur di bawah embun malam. Idiom ini menggambarkan beratnya perjalanan atau kehidupan serba kekurangan di alam terbuka tanpa atap pelindung. Di zaman modern, ungkapan ini kerap digunakan untuk memuji mereka yang rela bekerja keras di pelosok terpencil demi kemajuan bangsa, atau menggambarkan penderitaan orang yang telantar dan kehilangan tempat tinggal.
